“Dik,kakak
pergi dulu ya”
“hati-hati
kak”
Sebelum
pergi kakak umar memberi sebuah buku kepada umar yang berisi
keinginan-keinginannya.Umar pun melihat-lihat isi buku itu.disana
tertulis keinginan sang kakak supaya umar rajin sekolah,rajin
beribadah,dan berguna bagi orang lain.
“buku
ini untuk apa kak?”
“supaya
kakak selalu bisa mencintaimu,dan supaya kamu jadi orang yang
berguna”jawab kakaknya
“hahaha,kakak
bisa saja,dah sana nanti konsernya batal lagi”
kakak
umar pun segera pergi ke tempat konser,dia menghibur penontonnya
dengan sangat baik,dia adalah perempuan anggun berhati lembut dan
berparas cantik.ketika dia tampil dia menyanyikan sebuah lagu
perpisahan.lagu itu sangat menyentuh hati para penontonnya.dia pun
sangat senang karena telah menyanyi dengan baik.
Lagu
itu adalah lagu yang ingin dinyanyikannya sejak lama.setelah lagu itu
selesai dinyanyikannya,kakak umar pun tiba-tiba terjatuh dan tak
sadarkan diri.teman-teman bandnya panik melihat hal
tersebut.penonton pun ikut histeris dan terkejut melihatnya.
Dia
segera dibawa ke rumah sakit dan langsung diperiksa oleh
dokter.dengan suasana hati yang bergemuruh teman-teman bandnya
mengabarkan hal tersebut kepada umar.belum sempat teman bandnya
mengabari umar bahwa kakaknya pingsan tak sadarkan diri dirumah
sakit,seorang dokter pun keluar dari ruangan pemeriksaan kakaknya dan
mengabari bahwa kakaknya telah meninggal dunia.
Dokter
mengatakan dia tekena kanker otak yang sangat parah yang tak dapat
ditolong lagi.teman-teman bandnya pun mengabari umar bahwa kakaknya
telah meninggal dunia.pagi bersua malam tiada,tadi gembira sekarang
berduka.suasana hati umar tak terbayangkan sakitnya,dan dia pun
menangis sejadi-jadinya.
Selang
waktu yang lama umar pun melihat lagi buku pemberian kakaknya.dengan
keadaan hati yang berduka dia berjanji akan menjadi orang yang
diinginkan kakaknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar